Teks Laporan Hasil Observasi "Kelas 8A"
Kelas 8A
karya: Sarah & Gara
Kelas 8A adalah kelas yang dibimbing oleh guru yang bernama bapak Gary Luthfi. Kelas 8A juga mempunyai 15 murid diantaranya ada tujuh perempuan dan delapan laki-laki. Murid-murid kelas 8A mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, sehingga mereka saling melengkapi dan saling membutuhkan. 8A merupakan kelas yang berada di dekat mushola Jalaludin Rakhmat, dan selalu menjadi perhatian kelas lain dikarenakan tingkah dan laku mereka yang sangat unik.
Peralatan yang tersedia di kelas berupa: dua spidol, sepasang papan tulis, penghapusnya, dua sapu, dan satu pengki. Terdapat juga 15 meja murid, dua meja guru, serta 15 kursi, dan satu kursi guru. Banyak sekali peralatan yang tidak disimpan dengan rapi dan benar, diantaranya peralatan untuk prakarya yang tergeletak di lantai, buku-buku tidak dibawa pulang, dan masih banyak barang yang tersimpan dengan tidak rapi.
Di Kelas 8A banyak murid yang fomo terhadap K-Pop, anime, gamers, drama dan masih banyak lagi. Di Kalangan laki-laki dominan lebih banyak menyukai game daripada anime; perempuan dominan menyukai anime dan K-Pop. Ketika tidak ada guru semua murid laki-laki maupun perempuan akan ribut dan berisik, jika di kelas tidak ada pelajaran atau gurunya tidak masuk kelas maka murid-murid kelas 8A akan bermain UNO.
Peraturan yang ada di kelas terkadang dilanggar oleh murid. Seperti tidak melakukan piket, bermain bola di kelas, tidak membayar uang kas tepat waktu dan masih banyak hal yang dilanggar. Bila ada yang mencoba untuk melanggar aturan-aturan maka akan diberikan peringatan dan diberikan sanksi.
Kesimpulannya adalah terlalu banyak murid hingga kelas selalu ramai, banyak kekurangan diantara setiap orang, dan mereka saling melengkapi satu sama lain. Banyak kenangan yang tersimpan di kelas 8A, dan banyak jasa yang mungkin tak akan terlupakan.
Komentar
Posting Komentar